Jumat, 26 Februari 2021
Umrah Akmal
Kapolres Ajak Masyarakat Ikut Tangkal Paham Radikalisme
Jumat, 19 Februari 2021 - 02:07 WIB
Kapolres Ajak Masyarakat Ikut Tangkal Paham RadikalismeKapolres Meranti bersama Kakanwil Kemenag Riau dan narasumber lainnya saat diskusi kerukunan antar umat beragama.(Foto : an/ryan)

SELATPANJANG(AKSANEWS.COM) - Kapolres Kepulauan Meranti,AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menangkal paham radikalisme.

Ia berpendapat radikalisme merupakan suatu paham atau gagasan yang menginginkan adanya perubahan sosial politik dengan menggunakan cara ekstrim.

"Kelompok-kelompok paham radikal ini menginginkan adanya perubahan yang dilakukan secara drastis dan cepat walaupun harus melawan tatanan sosial yang berlaku," ujarnya saat menjadi narasumber dalam Dialog Kerukunan Umat Beragama di Kantor Kemenag di Jalan Dorak, Kamis (18/2/2021).

Selain itu, kata Eko, kelompok radikal ini dalam kegiatannya sering menggunakan aksi-aksi kekerasan dan bahkan kasar terhadap kelompok masyarakat lain yang dianggap bertentangan bagi keyakinan mereka.

"Penyebab terjadinya paham radikal ini terdiri dari beberapa faktor yaitu faktor pemikiran, ekonomi, politik, sosial, psikologis dan juga pendidikan" jelas dia.

Oleh karena itu, Kapolres menyebutkan jika semua pihak harus berkerjasama dalam hal mengantisipasi berkembangnya paham radikalisme ini dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Seluruh lapisan masyarakat harus berperan aktif mencegah berkembangnya paham radikalisme dengan memberikan pemahaman yang benar tentang agama apapun yang dianut, mulai dari keluarga, sekolah-sekolah maupun unsur pemerintahan sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama" beber Eko.

Demikian juga disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau H. Mahyudin. Dia mengatakan, permasalahan paham radikalisme adalah tanggung jawab bersama.

"Seluruh stakeholder harus berperan aktif untuk mencegah paham radikalisme ini berkembang, dengan satu tujuan bersama yakni terciptanya  kerukunan antar umat beragama," ungkapnya.(an/ian)