Jumat, 26 Februari 2021
Umrah Akmal
Karhutla Desa Tenggayun Raya Padam, Titik Api Meluas ke Desa Tetangga
Selasa, 23 Februari 2021 - 21:20 WIB
Karhutla Desa Tenggayun Raya Padam, Titik Api Meluas ke Desa TetanggaPetugas berjibaku memadamkan api yang membakar hutan dan lahan di Desa Tenggayun.(Foto : an/ryan)

SELATPANJANG(AKSANEWS.COM) -  Kebakaran lahan gambut di Desa Tenggayun Raya Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti kini sudah berhasil dipadamkan. Namun, masih ada titik api yang meluas ke Desa Sonde (desa tetangga).

"Kita sudah berada di lokasi, Alhamdulilah saat ini api sudah bisa dijinakan. Lahan yang terbakar belum pasti berapa luasannya," kata Kasi Karhutla dan Kecelakaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Eka Liptus kepada Aksanews.com, Selasa (23/02/2021).

Eka mengatakan, sebanyak enam anggota pemadam kebakaran dan sejumlah personil tambahan dari TNI Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA) dikerahkan untuk memadaman api.

Proses pemadaman api mengunakan alat dari pihak Desa Tenggayun Raya serta beberapa alat yang dipinjamkan dari perusahaan swasta. Informasi yang dihimpun kebakaran lahan tersebut terjadi sejak Senin (22/02/2021) Sore.

Hingga saat ini petugas terus melakukan proses pendinginan di lokasi titik api dan memastikan betul-betul padam hingga ke dasar gambut. Mengingat belakangan ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga cuaca panas semakin ekstrim.

Eka mengaku, petugas terkendala sumber air untuk memadamkan api. Karena, jarak sumber air yang ada di sekitar lokasi diperkirakan mencapai 300 Meter dari titik api.

"Kalau di area yang terbakar dekat dengan jalan poros mudah dipadamkan, sebab parit (tali air) nya dekat. Tapi yang diujung masuk ke dalam semak belukar itu agak susah. Dari sumber air ke titik itu jauh sekitar lebih kurang 300 meter," jelasnya.

Ia mengatakan, Lahan gambut yang kering ditambah kondisi cuaca yang panas dan tiupan angin berubah-ubah arah menyebabkan titik api menjalar kelokasi lain (Desa Sonde).

"Api sempat menjalar ke lahan Desa Sonde tetapi sudah berhasil kita jinakkan, saat ini petugas melakukan pendinginan," pungkas Eka.

Penyebab terjadinya kebakaran lahan di desa tersebut belum diketahui. Tim gabungan masih fokus pada pemadaman api dan pendinginan guna mencegah kabut asap menyebar luas.(an/ian